Berita Utama

Fenomena Zero Posting dan Peluang bagi Para Pialang Politik


Artikel Tempo edisi 4 Juli 2026 yang mengulas fenomena Zero Posting di kalangan anak muda Indonesia menarik untuk dikaji. Fenomena ini mengingatkan pada analisis penulis The New Yorker, Kyle Chayka, yang sejak 2025 memprediksi semakin banyak pengguna media sosial berhenti membagikan kehidupan pribadi mereka. Keletihan menghadapi algoritma, banjir informasi (information overload), serta tekanan untuk selalu tampil sempurna membuat media sosial tidak lagi menjadi ruang berbagi, melainkan sekadar ruang konsumsi.

Jika tren ini terus berkembang, muncul pertanyaan kritis: bagaimana pengaruhnya terhadap pembentukan preferensi politik Generasi Z dalam kontestasi pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden pada masa mendatang?

Generasi Z saat ini merupakan kelompok demografi terbesar di Indonesia, dengan jumlah mencapai lebih dari 64 juta jiwa. Pada Pemilu Presiden dan Pilkada 2029–2030 mendatang, mereka diperkirakan tidak hanya mendominasi jumlah pemilih, tetapi juga menjadi penentu arah politik nasional maupun lokal. Sebagai generasi digital native, mereka dikenal kritis, adaptif terhadap teknologi, tetapi kini menunjukkan kecenderungan baru: semakin pasif mengekspresikan pendapat di ruang publik digital. Perubahan perilaku ini patut dicermati secara serius.

Bagikan: