Berita Utama

Dulu Hidup Susah, Kini Jadi Jutawan, Kisah Sukses Petani Plasma PT.KLS Kebun Bantayan Banggai

I Nyoman Arya Savista, Petani Sawit Plasma PT.KLS saat melakukan perawatan kebun sawit miliknya.[Foto:Istimewa]

BANGGAIPOST.COM,Luktim- Di era tahun 1990 an perkebunan Sawit belum menjadi primadona di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Sebagai sektor penyumbang bagi kotribusi penerimaan negara, sawit belum berkembang seperti sekarang, dimana ribuan petani menggantungkan hidupnya dari perkebunan sawit.

Mayoritas petani ketika itu sangat bergantung pada alam, dengan produk petanian berupa beras, sayuran, dan rempah-rempah. Lahanpun digarap secara manual berdasarkan siklus (Musim Tanam).

Sebagian produksi pertanian di jual ke pasar lokal. Meskipun keuntungan yang diperoleh sangat sedikit.

Kondisi perekonomian semakin mencekam, ketika terjadinya krisis ekonomi di tahun 1998. Harga komoditi pertanian anjlok nyaris tak bernilai. Sejumlah petani harus banting setir, memilih jalan baru, untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Seperti dialami petani asal Desa Tompotika Makmur, Kecamatan Masama, I Nyoman Arya Savista.

Situasi hidup segan mati tak mau, membuat pria yang akrab di sapa Pak Arya ini tidak mudah menyerah. Ia tetap berikhtiar mengambil jalan tengah bekerja serabutan.

“Waktu itu hidup susah, kita bekerja yang penting Halal,”ucapnya kepada Banggaipost.com, Selasa (11/7).

Bagikan: