Memasuki babak kedua, petaka menghampiri Inggris setelah Jarell Quansah diusir wasit akibat kartu merah langsung pada menit ke-54.
Meski kehilangan satu pemain, Inggris justru berhasil menambah keunggulan. Pada menit ke-60, Harry Kane dengan tenang mengeksekusi penalti untuk membawa timnya memimpin 3-1.
Meksiko kembali memperkecil ketertinggalan melalui penalti Raúl Jiménez pada menit ke-69. Gol tersebut membuat tuan rumah terus menggempur pertahanan Inggris hingga menit-menit akhir.
Namun disiplin lini belakang Inggris mampu meredam gelombang serangan El Tri sehingga skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Secara statistik, Meksiko tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 66 persen, berbanding 34 persen milik Inggris. El Tri juga melepaskan 21 tembakan, sedangkan Inggris hanya enam.
Meski demikian, kedua tim sama-sama mencatat lima tembakan tepat sasaran. Bedanya, Inggris mampu mengonversi tiga peluang menjadi gol.
Meksiko juga unggul dalam jumlah operan, akurasi umpan, dan tendangan sudut. Namun efektivitas penyelesaian akhir serta kokohnya pertahanan Inggris menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Jude Bellingham dinobatkan sebagai Man of the Match berkat dua gol yang menjadi fondasi kemenangan Inggris.
