Berita Utama

Data Dapodik PAUD di Luwuk Timur Diduga Tak Sesuai

Luwuk Timur, banggaipost.com

Dugaan ketidaksesuaian penginputan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, menjadi sorotan. Persoalan tersebut mencuat setelah seorang guru PAUD mengaku menemukan adanya data tenaga pendidik yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dugaan itu disampaikan Christina Lapalang, guru pengajar di PAUD Dusun MPP, Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur, kepada Banggaipost, Selasa (2/9/2026).

Christina menduga terdapat ketidaksesuaian dalam penginputan data tenaga pendidik ke dalam sistem Dapodik. Ia mencontohkan, seorang guru yang disebut aktif mengajar justru tidak tercatat atas namanya sendiri dalam Dapodik.

“Yang mengajar sebenarnya guru C, sementara yang diinput oleh operator dalam Dapodik atas nama guru K. Itu atas perintah kepala sekolah,” ujar Christina.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu diverifikasi oleh pihak berwenang agar data yang tercatat dalam sistem benar-benar menggambarkan kondisi tenaga pendidik yang mengajar di sekolah.

Selain persoalan Dapodik, Christina juga menyoroti sumber pembayaran honor guru PAUD. Ia menyebut terdapat mekanisme penghonoran yang bersumber dari pemerintah desa maupun dinas terkait, tergantung kondisi dan kemampuan keuangan desa.

“Memang ada dua sumber honor, dari dinas dan desa. Tergantung keadaan keuangan. Jika desa sudah tidak mampu membayar, maka dinas mengambil alih penghonorannya,” jelasnya.

Bagikan: