Dengan adanya usaha ini, ujar orang nomor satu di Banggai Laut itu, pastinya akan mempekerjakan masyarakat, artinya membuka lapangan pekerjaan. “Mudahan-mudah ini bisa diikuti oleh desa lainya dengan membuat usaha desa yang bisa membuka lapangan kerja,” tuturnya.
Selain itu, Bupati Sofyan juga berpesan kapal yang diresmikan tersebut dijaga dan dirawat dengan baik.
“Dan jangan disalah manfaatkan,” pungkas dia.
Perlu diketahui kapal yang diresmikan itu memiliki kapasitas penumpang sebanyak 40 orang dengan jarak tempuh yang kurang lebih dua jam. “Artinya kenyamanan untuk transportasi laut terus ditingkat,” tandasnya.
Kepala desa Panapat Abdi Rahman mengatakan, kapal penumpang yang diberi nama Titian Sejahtera dibuat menggunakan Dana Desa (DD) dengan menelan biaya kurang lebih Rp. 970 juta.
“Di anggarkan dua tahun DD, tahun pertama DD 2020 untuk kapalnya dan tahun kedua DD 2021 untuk mesin berserta aksesoris lainnya,” ungkapnya. (IK)
