Berita Utama

Bupati Minta Kesbangpol Perbanyak Dialog Dengan Masyarakat

Ir.H.Amirudin

Dengan membagi tingkatan masyarakat ke dalam low, middle, dan high class (kelas bawah, menengah, dan atas), Risnandar mengatakan, konflik cenderung sering terjadi jika jumlah low class-nya lebih banyak ketimbang middle dan high class.

“Kondisi saat ini, potensi konflik makin tinggi jika jumlah low class-nya lebih banyak dari middle dan high class. Kalau low class ini semakin besar, pasti dia akan mendesak dan memicu gelombang protes,” ujar Risnandar.

Selain itu, tingginya jumlah angkatan kerja juga menyumbang potensi konflik jika tidak dikelola dengan baik. Apalagi, pemerintah tengah bersiap menyongsong Indonesia Emas tahun 2045, salah satunya dengan memanfaatkan dan memberdayakan angkatan kerja yang lebih baik.

Kemajuan teknologi komunikasi informasi dalam wujud penggunaan media sosial juga dianggap sebagai biang konflik jika tidak dimanfaatkan secara bijak.

Kegiatan Dialog Kebangsaan dihadiri oleh seluruh jajaran Pemkab Banggai, DPRD Banggai, serta pejabat Forkopimda. (Dkf)

Bagikan: