Adapun hasil yang ingin dicapai dalam pelaksanaan bimtek tersebut yakni Meningkatkan Persepsi Pemda Terhadap Laporan Kegiatan Penanaman Modal, Memperoleh data realisasi Penanaman modal yang akurat, Memfasilitasi Pencapaian proyek/Kontruksi Investasi, Melakukan Bimbingan & Konsultasi Langsung dengan pelaku Usaha, Melakukan Dialog guna Memfasilitasi Penyelesaian masalah dan Hambatan yang dihadapi Pelaku Usaha.
Kegiatan bimtek kali ini dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa. Lewat sambutannya, orang nomor satu di Banggai Laut menyampaikan, bahwa yang pertama terlintas dalam pikiran tentang bimtek ini yaitu risiko. Menurut Bupati Sofyan, banyak investor yang ingin melakukan investasi di Kabupaten Banggai Laut. Tetapi berbagai banyak pertimbangan, sehingga pemerintah daerah belum memberikan izin.
“Jika ingin menambah investasi di Banggai Laut, pemerintah daerah harus mengambil risiko. Tapi saya tidak mau,” ungkapnya.
“Ada pihak Cina ingin masuk Banggai Laut tapi saya tolak. Kalau saya mau, pasir di Lambako di keruk, kampungnya habis,” jelasnya.
Disamping itu, Bupati Sofyan Kaepa menyampaikan, bukan tidak mau Banggai Laut ini kaya, hanya harus di pikirkan risikonya.
“Oleh sebab itu, kegiatan ini sangatlah penting untuk kita semua,” tuturnya. (IK)
