Iapun menilai, design mobilisasi masa dengan harapan mendapat simpati masyarakat luas. Namun justeru mendapat cibiran.
“Kalau toh dengan alasan menjemput pimpinanya sepulang umroh, toh selama ini beliau sudah lakukan berapa kali umroh, kenapa kali ini harus ada penjemputan seperti itu. Dibalik kondisi ini kami yakin dalam nurani sebagian Besar ASN / PPPK yang lain masih punya sikap profesional dan rasional, untuk tidak mau ikut-ikutan dalam gerakan politik praktis, yang justru akan merugikan dirinya sendiri, karena akan berdampak sampai pada tingkatan pemecatan bila KASN temukan itu,”pungkasnya. (*)
