Berita Utama

APBD Banggai 2026 dari Kacamata Masyarakat: Mana Prioritas Nyata?


BAGIAN 6


 

Setelah membedah struktur APBD Banggai 2026 dari berbagai sisi—mulai dari sumber pendapatan, ketergantungan terhadap dana transfer pusat, dominasi belanja operasional, hingga tantangan akuntabilitas kinerja—pertanyaan terpenting justru datang dari masyarakat: apa manfaat nyata dari anggaran Rp2,75 triliun tersebut bagi kehidupan sehari-hari warga?

Bagi sebagian besar masyarakat, APBD bukan sekadar dokumen keuangan yang dipenuhi angka miliaran rupiah. APBD adalah instrumen yang seharusnya menjawab kebutuhan dasar warga, mulai dari pendidikan yang lebih baik, layanan kesehatan yang mudah dijangkau, jalan yang layak dilalui, peluang usaha yang berkembang, hingga lapangan kerja yang tersedia bagi generasi muda.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat Banggai pun relatif tidak berubah dari tahun ke tahun. Mulai dari peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pesisir dan kepulauan, hingga pemberdayaan UMKM, petani, dan nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Karena itu, besarnya APBD tidak otomatis menjadi ukuran keberhasilan pembangunan. Yang jauh lebih penting adalah sejauh mana anggaran tersebut mampu diterjemahkan menjadi perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Bagikan: