Berita Utama

Analis Kebijakan Soroti Proyek Kolam Renang Banggai, Minta Pengawasan dan Tata Kelola Dievaluasi

Secara teknis, Nadjamuddin menjelaskan bahwa retakan pada pipa medium yang menjadi bagian struktur penyangga atap tidak bisa dianggap sebagai kerusakan ringan. Dalam dunia konstruksi, keretakan pada elemen penyangga merupakan indikator awal adanya persoalan yang lebih serius.

โ€œBisa berkaitan dengan kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi, kesalahan desain, lemahnya sambungan las, hingga kegagalan memperhitungkan beban angin dan faktor cuaca,โ€ jelasnya.

Ia juga menanggapi penjelasan pihak pelaksana proyek yang menyebut robohnya atap dipicu force majeure akibat angin kencang. Menurutnya, alasan tersebut tidak otomatis menghapus tanggung jawab profesional dalam perencanaan konstruksi.

โ€œBangunan publik harus dirancang berdasarkan analisis risiko lingkungan, termasuk kecepatan angin, curah hujan, dan daya tahan struktur terhadap kondisi ekstrem,โ€ katanya.

Nadjamuddin menilai perubahan desain atap dari model melengkung menjadi datar pasca-insiden roboh menunjukkan bahwa desain awal kemungkinan belum sepenuhnya adaptif terhadap kondisi lapangan. Karena itu, ia meminta dilakukan evaluasi serius terhadap Detail Engineering Design (DED), fungsi konsultan pengawas, hingga quality control proyek.

Bagikan: