Perusda ini menargetkan terlibat dalam proyek pengeboran di blok Senoro Selatan, Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dan pipa, operasi dan pemeliharaan, serta katering di CPP.
Program jangka pendek kedua, perusahaan Banggai Energi menargetkan menjadi penyedia sopir dan kendaraan di industri migas, local procurement, kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Balai Pelatihan, serta pengelolaan H2S04 di Gas Plant Donggi Matindok untuk dijadikan pupuk.
Untuk rencana jangka panjang, Banggai Energi menargetkan pengelolaan Partisipasi Interest (PI) sebesar 10 persen yang menjadi hak daerah di industri hulu migas.
Pengelolaan PI 10 persen akan dilakukan setelah kontrak baru diteken, yakni pada tahun 2027.
Pada program jangka menengah dan jangka panjang, Banggai Energi juga membidik pemanfaatan flared gas untuk elpiji dengan kapasitas 2,5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) yang dapat memproduksi hingga 30 ton elpiji.
Selanjutnya Banggai Energi menargetkan pembangunan mini LNG dengan mengajukan permintaan alokasi gas 5 hingga 10 MMSCFD kepada Kementerian ESDM.
Perusahaan menargetkan laba 5 persen per tahun. Dengan profit setiap proyek 10 sampai 15 persen. (NS)
