IKLAN
Iklan BanggaiPost
Resensi Buku

ADI SAKA: Ketika Perjalanan Seorang Pelarian Berujung pada Takdir di Tanah Benggawi

Buku Pertama yang Membuka Dunia Benggawi

Sebagai Buku Pertama Trilogi Benggawi, Adi Saka tidak hanya menceritakan perjalanan satu tokoh.

Novel ini membuka sebuah dunia yang lebih luas—dunia Benggawi dengan sejarah, adat, kekuasaan, konflik, cinta, dan hubungan antarkawasan.

Perjalanan Adi Cokro, Adi Soko, hingga akhirnya dikenal sebagai Adi Saka menjadi pintu masuk menuju dunia tersebut.

Dari Jawa ke Ternate.

Dari Ternate menuju Banggai.

Dari seorang pelarian menjadi seorang pemimpin.

Dan dari sebuah nama yang hanya hidup dalam cerita leluhur menjadi nama yang menemukan maknanya di tanah Benggawi.

Karena itu, Adi Saka bukan hanya sebuah cerita tentang perjalanan seorang lelaki, tetapi juga menjadi awal perjalanan Trilogi Benggawi.

Penutup

Pada akhirnya, kekuatan Adi Saka: Petualangan, Cinta dan Takhta Benggawi terletak pada pertemuan petualangan, sejarah, cinta, perang, adat, dan kekuasaan.

Namun di antara semuanya, Banggai menjadi ruang penting dalam perubahan Adi.

Ia datang sebagai pendatang.

Ia belajar memahami negeri yang didatanginya.

Ia berhadapan dengan adat dan kekuasaan.

Ia kehilangan dan mencintai.

Dan di tanah itulah nama Adi Saka menemukan maknanya.

Dari Adi Cokro menjadi Adi Soko. Dari Adi Soko menjadi Adi Saka. Dari seorang pelarian menjadi bagian dari sejarah Benggawi.

Bagikan: