Berita Utama

21 Tahun Toilet Rusak, Reses Waket I DPRD Banggai Ungkap Potret Miris SDN Inpres 2 Baya

“Dunia pendidikan tidak hanya membutuhkan ruang kelas yang baik, tetapi juga fasilitas penunjang yang memadai. Sangat disayangkan apabila selama 21 tahun persoalan WC sekolah tidak pernah mendapatkan perhatian serius,” ujarnya.

Menurut pihak sekolah, berbagai usulan perbaikan telah beberapa kali disampaikan melalui mekanisme yang berlaku. Namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan yang mampu mengatasi kerusakan secara permanen.

Persoalan tersebut menjadi salah satu aspirasi prioritas yang akan diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah. Wardani pun berkomitmen mengawal kebutuhan dasar sekolah, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan kenyamanan peserta didik.

Selain meninjau kondisi toilet sekolah, politisi Gerindra ini juga meninjau langsung ruang-ruang kelas. Di beberapa kelas tampak kondisinya memprihatinkan. Para siswa tak nyaman belajar dikarenakan papan (Dinding) pembatas ruangan tampak rusak. Kondisi ini terlihat di kelas 5 dan 6.

Tidak hanya itu, kondisi plafon di beberapa sisi bangunan tampak rusak. Begitupun kondisi sejumlah mebeler yang dinilai tak layak lagi digunakan. Tampak juga kondisi dinding pada ruang kelas mulai retak.

“Nanti diajukan proposalnya, terutama WC, pagar sekolah dan ruang kelas yang kita utamakan,”pintanya.

Bagikan: