Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka di bagian lengan, leher, kepala, dan wajah, serta menderita beberapa patah tulang. Hingga kini, bocah tersebut telah menjalani tujuh kali operasi. Operasi terbaru berupa pencangkokan saraf di lengan kirinya dengan menggunakan jaringan saraf yang diambil dari salah satu kakinya.
Menurut orang tuanya, prosedur itu diharapkan dapat membantu memulihkan fungsi tangan kiri korban. Namun, keberhasilan cangkok saraf tersebut baru dapat dipastikan melalui pemeriksaan medis beberapa bulan mendatang. “Kami sempat tidak yakin apakah anak kami akan selamat, dan itu adalah perasaan terburuk di dunia,” ujar mereka.
Meski masih harus menjalani proses pemulihan panjang, keluarga mengaku bersyukur karena kondisi putra mereka terus menunjukkan perkembangan positif. Sementara itu, Kepolisian Cambridgeshire sebelumnya menangkap seorang pria berusia 30 tahun asal Norfolk atas dugaan percobaan pembunuhan terkait insiden tersebut. Pria itu kemudian dibebaskan dengan status jaminan sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.
Di sisi lain, buaya yang terlibat dalam serangan itu tidak disita maupun dimusnahkan oleh pihak berwenang.(rbp)
