Berita Foto

Dicoret Dari Penerima BLT – DD, Warga Uwedikan Sebut Kades Tebang Pilih

Kades Uwedikan, Asri Pampawa yang dikonfirmasi Banggai Post, Senin (14/7) berkilah daftar penerima BLT DD itu adalah hasil musyarawah. Kata dia, penerima diputuskan berdasarkan kriteria miskin ekstrim, lansia dan penyakit menahun.

Lalu kenapa nama Mansur dikeluarkan? Kata kades, hal ini dikarenakan pengurangan daftar penerima BLT DD dibanding tahun 2024.

Tahun ini sesuai keputusan pemerintah pusat, BLT DD hanya dianggarkan 15 persen dari dana desa. Atau sekitar 29 KK penerima manfaat. Sedangkan tahun lalu mencapai 20 persen.

Dijelaskan, tahun 2024 ada lebih 40 penerima manfaat. Saat ini berdasarkan keputusan pemerintah pusat, tinggal 29 orang yang teranggarkan. Setelah dimusyawarahkan, ada beberapa penerima yang dihapus dari daftar termasuk Mansur.

“Yang menjadi persoalan, dalam daftar penerima itu, KK adalah pak Mansur yang adalah suami yang notabene dia masih bisa bergerak, masih kuat. Itu yang jadi kriteria kenapa pak Mansur itu dikeluarkan,” jelas kades yang dikonfirmasi via telepon.

Bagaimana dengan ortu kades yang justru masuk sebagai penerima? Kades belum menjawab. “Sebaiknya kita ketemu di kantor biar saya jelaskan,” tutupnya.(Al)

Bagikan: