Kariernya terbentang luas di berbagai wilayah dengan karakter tantangan yang berbeda. Ia pernah menjabat Kapolres Bener Meriah dan Kapolres Aceh Singkil, sebelum menapaki sejumlah posisi strategis, mulai dari Wakil Direktur Reskrimsus Polda Kepulauan Riau, Dirreskrimum Polda Sulteng, hingga berbagai jabatan penting lain di tingkat Polda dan Mabes Polri. Puncaknya, ia dipercaya sebagai Wadirtipidum Bareskrim Polri pada 2024, sebelum kembali ke daerah sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah pada 11 November 2024 dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi.
Di setiap penugasan, ia menunjukkan kinerja nyata. Saat menjabat Dirresnarkoba Polda NTB, ia berhasil membongkar jaringan narkotika besar. Sementara di Polda Sulawesi Selatan, timnya mengungkap kasus korupsi pajak bahan bakar kendaraan bermotor dan kredit fiktif yang menyelamatkan keuangan negara hingga puluhan miliar rupiah.
Kekuatan Helmi tidak hanya terletak pada pengalaman lapangan, tetapi juga pada fondasi akademik yang kokoh. Ia menyelesaikan S2 Ilmu Hukum di Universitas Tanjungpura dan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Diponegoro pada 2023. Perpaduan ini menjadikannya pemimpin yang mampu mengambil keputusan berbasis data, hukum, dan realitas sosial.
