Ketiga, tunjangan tenaga kesehatan ditingkatkan, dan untuk tenaga honorer digaji setara UMK. Ke empat, penambahan tenaga dokter. Mengingat rasio dokter di Kabupaten Banggai terlalu tumpang 1:4500. Sedangkan standar WHO 1:2500.
Kelima, pembangunan fasilitas alat kesehatan dan sarana rawat inap Rumah Sakit, Puskesmas dan Pustu.
Dikesempatan itu juga, Calon Bupati Banggai memaparkan inovasi peningkatan layanan kesehatan. Diantaranya, inovasi Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan mobile emergency medical cervis.
Kendaraan medis yang dilengkapi 2 orang tenaga kesehatan terampil dan perlengkapan tindakan darurat, Oksigen, alat ukur tekanan oksigen, EKG, dan lainnya,”Standar emergency medis ini penting agar pasien dapat langsung mendapatkan pertolongan emergency,” tegasnya.
Selain program tersebut, HATIMU juga berkomitmen menggenjot inovasi datang lawatan, datang lahirkan, pulang bawa akta kelahiran. Tidak hanya itu, HATIMU juga menggelontorkan inovasi berupa program gerakan satu Hati, yakni bersama tuntaskan masalah angka kematian ibu dan bayinya.
Selain itu juga, HATIMU menggulirkan program penguatan budaya hidup sehat masyarakat, sanitasi gizi, dan peningkat an posyandu aktif, dan air bersih.
