BANGGAIPOST, LUKTIM – Camat Luwuk Timur, Adnan B. Lasantu, menekankan pentingnya sinergi seluruh Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui pendekatan sosial, kesehatan lingkungan, edukasi, serta penguatan ketahanan keluarga.
Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang diikuti kader, tenaga kesehatan, perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta para pendamping keluarga. Kegiatan berlangsung di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) DP2KBP3A Kecamatan Luwuk Timur, Desa Kayutanyo, Senin (13/7).
Dalam arahannya, Adnan menyampaikan bahwa stunting bukan semata persoalan kesehatan, melainkan dipengaruhi berbagai faktor, seperti kondisi sosial, kesehatan lingkungan, pola asuh, tingkat edukasi masyarakat, hingga ketahanan keluarga. Karena itu, seluruh unsur pendamping diharapkan mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal.
“Pendampingan harus dilakukan secara optimal sehingga persoalan sosial, kesehatan lingkungan, edukasi, dan ketahanan keluarga dapat ditangani dengan baik. Dengan demikian, faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya stunting dapat diminimalkan dan angka stunting di Kecamatan Luwuk Timur terus mengalami penurunan,” ujar Adnan.
