“Pupuk sebenarnya tidaklah langkah, melainkan tidak cukup, karena kurangnya produksi pupuk oleh Holding Company Pupuk Indonesia yang didanai Kementerian Keuangan, oleh karenanya untuk mengantisipasi itu, diharapkan masyarakat memiliki unit pengelolaan pupuk organik di setiap desa, silahkan dinas dan teman-teman penyuluh mengajukan permintaan pengadaan fasilitas tersebut,” sebut Staf Khusus Bidang Komunikasi Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Yesiah Ery Tamalagi, SE turut mengomentari persoalan pupuk.
Sebelum sambutan dan Bupati Banggai serta Staf Khusus Mentan RI, kegiatan diawali dengan melakukan panen secara simbolis oleh jajaran pimpinan daerah, lalu menyaksikan persembahan marching band dan tarian tradisional oleh pelajar asal Batui Selatan, kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan ada pula giat diskusi dengan masyarakat di akhir acara.
Turut hadir pula Bersama masyarakat Batui Selatan, pimpinan DPRD Banggai, Asisten II dan para Kepala Bagian Setda Banggai, Camat dan unsur Forkopimcam Batui Selatan serta Kepala-Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemda Banggai.(KF)
