Iapun berharap, hadirnya PT LIJ dapat memberi dampak yang besar bagi Kabupaten Banggai serta tenaga kerja yang ada.
Disamping itu Sumitro juga menginformasikan, di perusahan tersebut saat ini memiliki tenaga asing sebanyak 8 orang yang eksis bekerja. Sementara untuk tenaga kerja lokal sebanyak 70 orang, didominasi 90 persen dari Kecamatan Luwuk Timur.
Terkait operasionalisasi perusahaan, Sumitro pun menginformasikan kendala yang kerap dialami. Sepertihalnya keterbatasan pasokan listrik, yang memengaruhi faktor produksi. Dari 56 kolam yang ada, kata dia, hanya 22 kolam yang terpakai dan telah berproduksi.
“Mudah – mudahan dalam waktu dekat ini listrik kita tidak lagi bermasalah sehingga kita dapat mengelolah dan menggunakan cold storage yang di pusatkan di Lautan Gunung Mas (LGM).”jelasnya.
Camat Luwuk Timur Zainudin Saluki dalam sambutanya juga menyampaikan, PT LIJ merupakan Perusahan inventasi udang vaname terbesar ke dua di indonesia yang ada di Luwuk Timur (Luktim).
“Hadirnya perusahan ini memberikan dampak besar terhadap masyarakat Luktim, perusahan LIJ maupun LGM juga taat aturan dan tak punya masalah,”ucap camat
