Ekonomi dan Bisnis

Biaya Shipping Naik Lebih dari 40 Persen, Pelaku Usaha Luwuk Soroti Penurunan Spending


LUWUK, BANGGAIPOST.COM


Kenaikan biaya pengiriman barang atau shipping mulai menekan aktivitas perdagangan di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Dampaknya tidak hanya dirasakan pedagang melalui kenaikan harga barang, tetapi juga masyarakat yang harus mengatur ulang pengeluaran rumah tangga.

Irvan Agustiansyah, salah seorang pelaku usaha di Luwuk yang juga pemilik perusahaan air kemasan Uwe Lino, menilai persoalan utama yang perlu diperhatikan bukan sekadar kenaikan harga barang, melainkan penurunan spending atau daya belanja masyarakat.

Menurut Irvan, sepanjang 2026 telah terjadi kenaikan biaya shipping lebih dari 40 persen berdasarkan perkembangan tarif yang dipantaunya hingga pekan lalu.

Kenaikan tersebut berdampak pada harga berbagai kebutuhan rumah tangga. Pasalnya, sebagian besar produk yang beredar di Luwuk masih bergantung pada pasokan dari Pulau Jawa.

โ€œHal ini tidak berbanding lurus dengan kenaikan pendapatan masyarakat,โ€ demikian pandangan Irvan mengenai tekanan biaya distribusi terhadap daya beli.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dapat dipahami melalui gambaran sederhana pengelolaan keuangan rumah tangga. Dengan pendapatan Rp3 juta per bulan, misalnya, sebuah keluarga harus membagi penghasilannya untuk kebutuhan konsumsi, cicilan, dan akomodasi.

Bagikan: