Berita Utama

AS dan Iran Sepakat Akhiri Konflik, Israel Khawatir, Harga Minyak Langsung Turun

BANGGAIPOST.COM, JAKARTA – Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan damai bersejarah yang membuka harapan baru bagi stabilitas Timur Tengah setelah puluhan tahun diwarnai ketegangan dan konflik terbuka. Namun, di tengah sambutan positif dari banyak negara, Israel justru menunjukkan kekhawatiran terhadap arah baru hubungan kedua negara tersebut. Sementara itu, pasar energi global langsung merespons dengan turunnya harga minyak dunia menyusul rencana pembukaan kembali Selat Hormuz.

Kesepakatan damai tersebut diumumkan pada Senin, 15 Juni 2026. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menjadi pihak pertama yang mengungkap tercapainya terobosan diplomatik itu setelah serangkaian perundingan intensif yang melibatkan sejumlah negara mediator.

Dikutip dari CGTN, Sharif menyatakan bahwa AS dan Iran telah menyepakati penghentian seluruh operasi militer secara segera dan permanen, termasuk konflik paralel yang berkaitan dengan Lebanon.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian mengonfirmasi bahwa perjanjian damai dengan Iran telah “lengkap”. Melalui platform Truth Social, Trump mengumumkan otorisasi pembukaan kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas kapal tanker minyak internasional serta pencabutan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi awal kesepakatan damai yang akan diformalkan dalam penandatanganan resmi di Swiss pada 19 Juni 2026.

Bagikan: