Selama ini, teori life-history menyebutkan bahwa reproduksi menguras energi dan sumber daya tubuh sehingga dapat mempercepat proses penuaan.
Namun hasil penelitian menunjukkan hal yang berbeda.
Anjing betina yang pernah melahirkan memiliki peluang lebih dari tiga kali lipat untuk tetap sehat pada usia lanjut dibandingkan anjing yang tidak pernah melahirkan.
Bahkan, anjing dengan jumlah kelahiran terbanyak justru menunjukkan tingkat ketahanan kesehatan paling tinggi di usia tua.
Para peneliti juga memeriksa apakah hasil tersebut dipengaruhi kondisi kesehatan sejak muda. Setelah meneliti riwayat kesehatan dan penyakit sepanjang hidup, hubungan tersebut tetap ditemukan.
Belum Bisa Disamakan dengan Manusia
Konsultan perilaku anjing, Ali Smith, mengingatkan agar hasil penelitian ini tidak langsung diterapkan pada manusia.
Menurutnya, terdapat perbedaan biologis yang sangat besar antara manusia dan anjing.
Masa kehamilan anjing berlangsung sekitar 63 hari, sedangkan manusia sekitar 280 hari. Selain itu, anak anjing umumnya mulai mandiri pada usia sekitar delapan minggu, sementara pengasuhan anak manusia berlangsung bertahun-tahun.
Karena itu, beban biologis maupun sosial yang dialami manusia jauh lebih kompleks.
