Berita Utama

Almarhum Murad Husain Raih Penghargaan Legacy Award dari KADIN Indonesia

Pada 17 Agustus 2021, tepat saat Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan ke-76, Murad Husain mengembuskan napas terakhirnya.

Kepergiannya meninggalkan jejak yang sulit dilupakan. Ia mungkin tidak menulis teori tentang nasionalisme. Ia juga tidak menyampaikan pidato-pidato besar tentang cinta tanah air. Namun, hidupnya menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana nasionalisme diwujudkan dalam tindakan nyata.

Nasionalisme adalah rasa malu ketika mereka yang memiliki sedikit justru lebih dahulu berkorban. Nasionalisme adalah keberanian mempertaruhkan kenyamanan pribadi demi kepentingan yang lebih besar.

Nasionalisme adalah kesediaan menukar dolar menjadi rupiah ketika banyak orang memilih menyimpannya. Nasionalisme adalah kesediaan menimbun rawa agar suatu hari masyarakat dapat menikmati manfaatnya.

Dari Luwuk, Murad Husain meninggalkan pesan yang tak pernah ia ucapkan secara langsung. Krisis akan selalu datang dan pergi, nilai mata uang bisa naik dan turun, tetapi bangsa yang masih memiliki orang-orang seperti Murad Husain tidak akan pernah benar-benar jatuh.***

Bagikan: