Berita Utama

Aktivis Lingkungan Bangkep Sarankan Gubernur Tiru Mantan Bupati Sigi

Dalam berbagai kesempatan, Irwan Lapatta konsisten menyampaikan bahwa daerah yang dipimpinnya dibangun tanpa mengandalkan sektor pertambangan maupun eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Kebijakan tersebut didasarkan pada kondisi geografis Kabupaten Sigi yang sekitar 76 persen wilayahnya merupakan kawasan konservasi dan hutan lindung.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sigi memilih mengembangkan ekonomi berbasis alam yang berkelanjutan melalui sektor agribisnis. Salah satu strategi yang dijalankan adalah pola “petik, olah, jual”, yakni pendampingan kepada petani sejak proses budidaya, panen, pengolahan hasil hingga pemasaran.

Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas produk dan kemasan agar memiliki daya saing yang lebih baik. Upaya tersebut diperkuat melalui keikutsertaan Sigi dalam Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), yang membuka akses kemitraan antara pelaku usaha lokal dan pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur di Sigi dilakukan dengan memperhatikan ketentuan kawasan konservasi. Pemerintah daerah berupaya mencari solusi pembangunan yang tidak merusak ekosistem lindung meskipun membutuhkan proses yang lebih panjang.

Bagikan: