Akibat Lapak Dibongkar, Ibu Pedagang Ayam Pasar Simpong Drop

BANGGAIPOST LUWUK – Seorang ibu pedagang ayam di Pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, dikabarkan drop dan harus dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kondisi tersebut diduga dipicu oleh pembongkaran lapak usahanya oleh pihak terkait tanpa adanya pemberitahuan maupun informasi sebelumnya. Akibat kejadian itu, sang ibu mengalami tekanan fisik dan mental hingga akhirnya harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas.

Kisah pilu ini turut diungkap oleh anaknya, Aulyaa S, melalui unggahan di akun Facebook miliknya. Dalam unggahan tersebut, Aulyaa menyampaikan kesedihan dan kekecewaannya atas perlakuan yang diterima sang ibu.

“Ya Allah, kasian sekali saya pe mama. Gara-gara perlakuan seperti ini sampai jadi drop begini. Sakit fisik dan pikiran, apalagi lapak pencaharian di Pasar Simpong dibongkar tanpa pemberitahuan, tanpa empati. Mama hanya ingin bekerja jujur untuk keluarganya. Tolong, jangan hilangkan kemanusiaan,” tulis Aulyaa S.

Dalam unggahan itu pula, Aulyaa memperlihatkan kondisi sang ibu yang terbaring lemas di ranjang perawatan dengan infus terpasang di tangannya. Unggahan tersebut sontak mengundang simpati warganet dan menuai berbagai komentar keprihatinan.

Diketahui, ibu pedagang tersebut selama ini berjualan ayam sebagai sumber utama penghidupan keluarga dan disebut rutin membayar retribusi pasar. Pembongkaran lapak secara mendadak dinilai sangat memberatkan dan berdampak serius terhadap kondisi psikis pedagang kecil.

Para pedagang dan masyarakat berharap agar pihak terkait dapat memberikan penjelasan resmi serta mengevaluasi kebijakan penertiban pasar agar dilakukan secara manusiawi, dengan pemberitahuan yang jelas dan solusi yang adil bagi para pedagang.(Alin)