Resmikan Kantor Baru di Balut, Gubernur Minta BPD Sulteng Prioritaskan UMKM

PILAR EKONOMI SULTENG: Gubernur H. Rusdy Mastura meresmikan kantor baru PT. Bank Sulteng Cabang Banggai Laut, Rabu (8/6). Gubernur menyebut BPD Sulteng sebagai pilar ekonomi di Sulawesesi Tengah


BANGGAI POST, BALUT– Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Banggai Laut. Gubernur bersama dengan Panglima Kodam Merdeka Mayjen TNI Alfred Denny Tuejeh, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol, Drs. Rudy Sufahriadi, Danrem 132 Tdl, Brigjen TNI Toto Nurwanto , S,IP, M.Si, didampingi Tim Ahli Gubernur Bidang Fiskal dan Investasi Ronny Tanusaputra, disambut langsung oleh Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, Wabup Ablit H Ilyas dan seluruh kepala OPD serta kepala Desa se-kabupaten Banggai Laut di Pelabuhan kontener, Rabu (8/6).

Baca Juga :  Polisi dan Pemerintah Kecamatan Mediasi Aksi Blokade Jalan Tani di Batui

Kehadiran orang nomor satu di Sulteng dalam rangka meresmikan Kantor PT. Bank Sulteng Cabang Banggai Laut, meninjau lokasi pembangunan Kawasan Industri Industri Maritim Halal dan Peresmian Pabrik Es di Mato serta meninjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid – 19 di Alun-alun Taman Kota Banggai.

Selaku pimpinan Daerah, Bung Cudy (Sapaan akrab Gubernur) turut bergembira dan mengucapkan selamat atas peresmian Kantor Bank Sulteng Cabang Banggai Laut. Ini merupakan momentum memperdekat layanan bank Sulteng ke pemerintah Kabupaten, nasabah dan mitra bisnis di daerah Banggai Laut.
“Dengan demikian, walau berada jauh dari kantor Pusatnya, tapi saya optimis bahwa produk-produk Sulteng tidak ada yang berkurang. Bank yang ada di Banggai Laut bahkan tidak berbeda antara yang di Palu,” kata Mantan Wali Kota Palu dua Periode itu.

Baca Juga :  BASOKA SOLIT Gelar Tatap Muka Dengan Warga Desa Labuan Kapelak

Dirinya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Bank Sulteng, sebagai pilar penopang ekonomi Sulawesi Tengah, yang mana pada triwulan 1 tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Sulteng sebesar 11,7 persen, angka kemiskinan turun 1 persen menjadi 12 persen.
“Saya minta kepada Bank Sulteng agar fokus menjadikan segmen UMKM, prioritas yang diberdayakan, kemudian melakukan kerjasama dengan perusahaan daerah dan mitra bisnis, untuk menangkap peluang-peluang ekonomi dari adanya kawasan food estate, industri perikanan halal dan sulawesi tengah sebagai daerah penyangga IKN,” tegas Gubernur.

“Semoga dari cabang baru ini, akan muncul gagasan dan inovasi untuk kemajuan Bank Sulteng di masa mendatang,” tutupnya. (IK)