Ini Pesan Bupati Sofyan Kaepa Saat Buka MTQ Ke-VIII Tingkat Kabupaten Banggai Laut

BANGGAI POST, BALUT- Kecamatan Banggai Kabupaten Banggai Laut menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-VIII tingkat Kabupaten Banggai Laut. Pembukaan MTQ yang di fokuskan yang dilaksanakan di gedung Ali Hamid dibuka secara resmi Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa, Kamis (25/11) malam. MTQ) Ke-VIII tingkat Kabupaten Banggai Laut mengusung tema “Dengan MTQ Ke-VIII tahun 2021 kita tanamkan nilai-nilai Al-Qur’an untuk kedamaian dan keselamatan Bersama”.

Bupati Sofyan Kaepa mengatakan, MTQ merupakan kegiatan tahunan yang setiap tahun dilaksanakan. Hanya memang tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karna masih dalam kondisi pandemi. Meski memang saat ini level Banggai Laut telah turun tetapi tetap harus waspada jangan sampai muncul varian baru.
“Jika pada saat pelaksanaan STQH kemarin level Banggai Laut berada pada level 3. MTQ kali ini kita sudah berada pada level 2. Tetapi prokes harus tetap kita patuhi. Sehingga pelaksanaan MTQ kita laksanakan dalam gedung yang tentunya sudah di fasilitasi,” kata Bupati.

Dirinya berharap, pelaksanaan MTQ bukan hanya selesai di seremonial saja. Tetapi juga harus ditindaklanjuti dengan pembinaan. Agar kedepannya Kabupaten Banggai Laut bisa mengirimkan duta-dutanya pada kegiatan yang berskala nasional. Karna kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang dan setiap tahun dilaksanakan.
“Pola pembinaan harus ada, karna setiap tahun kegiatan ini dilaksanakan baik itu di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. Banyak hanya selesai kegiatan, selesai juga aktivitas kita. Kita harus siapkan dari sekarang, pembinaan harus berjalan,” terangnya.
“Untuk menjadi juara gampang yang sulit itu mempertahankan juara. Ini sudah dibuktikan pada STQH kemarin, kita Banggai Laut juara 3, tahun depan harus dipertahankan jika perlu harus ditingkatkan,” tutur Bupati Sofyan.

Baca Juga :  Hadiri Syukuran di Dusun Tengkel, Sofyan Kaepa: Temani Terus Kami

Diakhir sambutannya, Bupati meminta kepada dewan hakim memberikan penilaian secara objektif. Tidak ada intervensi dari manapun. Agar hasil yang diperoleh setiap kafilah benar-benar prestasi sesungguhnya. (IK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *