Ratusan Petani Sawah di Luktim Terancam Gagal Panen

BANGGAI POST,LUKTIM- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Luwuk Timur (Luktim) belakangan ini mengakibatkan puluhan hektar areal persawahan terendam air.

Ratusan petani di wilayah itu dipastikan terancam gagal panen, buntut genangan air yang merusak tanaman padi mereka.

Di desa Hunduhon dan Pohi misalnya. Pasca banjir pada Kamis (15/7), puluhan hektar sawah yang ditanami padi, rusak seketika. Kerugian petani ditaksir mencapai ratusan juta,”Jika dinominalkan, luas sawah yang tersebar di dua tempat ini mencapai kurang lebih 50 hektar. Sementara, dalam satu hektar sawah para petani menghabiskan biaya sebesar Rp 6 juta. Bila diakumulasikan, kerugian yang dialami para petani sebesar Rp 300 juta,” beber sejumlah warga desa Hunduhon saat berada ditempat kejadian.

Baca Juga :  Peduli Korban Banjir Luwuk Timur, Keluarga Besar SMPN 1 Luwuk Bantu Siswa Terdampak

Sementara itu lanjut warga, hingga saat ini sebagian besar petani sawah diwilayah itu telah melakukan penanaman dengan perkiraan usia tanam memasuki 7 hingga 14 hari.

Wargapun berharap, berangkat dari peristiwa itu, ada upaya Pemerintah Daerah dalam hal penanggulangan banjir demi kepentingan para petani.
“,Minimal daerah aliran sungainya yang diperhatikan,” pinta warga.

Berkaitan dengan hal itu, Bupati Banggai Ir.H Amiruddin Tamoreka saat berkunjung di lokasi banjir mengatakan, Pemerintah Daerah akan mengambil langkah terkait normalisasi daerah aliran sungai di wilayah itu. Serta memberi bantuan kepada sejumlah warga yang terdampak banjir.(Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *