Peduli Ekosistem Laut, Bupati Sofyan Kaepa Lepas Penyu

JAGA EKOSISTEM LAUT: Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa saat melepas penyu di pelabuhan Banggai. Bupati mengajak semua masyarakat Banggai Laut untuk menjaga ekosistem laut.


BANGGAI POST, BALUT– Pemerintah Kabupaten Banggai Laut terus melestarikan dan merawat ekosistem laut. Seperti yang dilakukan Bupati Balut, Sofyan Kaepa, SH, Rabu (17/03). Bertempat di pelabuhan rakyat Banggai Laut, orang nomor satu di kabupaten Banggai Laut ini melepas penyu sebagai pertanda bahwa masyarakat Balut, terlebih para nelayan telah memiliki kesadaran tinggi terhadap sikap memelihara hewan.
‘’Bahwa di laut ada makhluk yang dipelihara dan diawasi Negara. Banggai Laut ini telah membuktikan kepedulian masyarakat terhadap pemeliharaan penyu. Masyarakat mengerti kalau penyu ini mulai langkah sehingga kita sama-sama memeliharanya. Penyu yang saya lepas ini didapat masyarakat dari kecil, dan hingga besar hari ini kita lepas ia kembali ke habitatnya,’’ kata Sofyan Kaepa dalam sambutannya.

Dirinya juga menyampaikan pula apresiasinya terhadap masyarakat yang mulai meningkatkan kepeduliannya terhadap hewan langkah. Menurut Sofyan perhatian masyarakat dan dukungan semua pihak dalam program pemerintah sangat diharapkan.
‘’Saya himbau selaku pemerintah daerah kari kita sama-sama menjaga dan memelihara hewan yang sudah mulai punah ini. Dan penyu ini dilindungi secara undang-undang. Hari ini juga membuktikan bahwa nelayan Banggai Laut telah sadar, bahwa penyu harus dijaga eksistensinya,’’ ujar Bupati Sofyan.

Baca Juga :  Empat Regu Personil Gabungan Razia Penginapan dan Hotel di Kota Luwuk Banggai

Selanjutnya, pada acara pelepasan penyu itu juga Bupati Sofyan mengajak perhatian dan kepedulian masyarakat agar peduli, tidak merusak ekosistem laut. Selain itu, Bupati yang dikenal cukup tegas dan akrab dengan jajarannya itu mengingatkan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar terbiasa menyiapkan acara.

‘’Pesan saya, mari kita semua menjaga kehidupan penyu. Hewan ini bisa menjadi obyek wisata jika kita lestarikan. Saya berharap kepedulian serupa terus kita tingkatkan. Sambil kedepan, kita juga harus memperhatian dan benar-benar siap dalam melaksanakan acara seperti ini. Jangan kita seperti tiba saat tiba akal. Tidak ada perisapan. SKPD terkait harus menyiapkan segala urusan teknis terkait acara,’’ tuturnya. (IK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *