Pembangunan Jetty Oleh PT. WIKA Kantongi Tiga Rekomendasi

Foto:Istimewa

BANGGAI POST, BALUT- Pembangunan Jetty di wilayah Bakum Desa Kendek Kecamatan Banggai Utara yang dilakukan oleh PT. WIKA/KSO yang sempat menarik perhatian masyarakat ternyata telah mengantongi sejumlah rekomendasi.

Tercatat paling tidak ada tiga rekomendasi yang telah diterima oleh pelaksana pembangunan Bandara Banggai Laut itu.

Pertama Rekomendasi yang dikeluarkan Pemerintah Desa Kendek yang dalam hal ini ditandatangani oleh Kepala Desa. Kedua Rekomendasi Kecamatan Banggai Utara yang ditandatangani Camat dan Rekomendasi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut yang ditandatangani oleh kepala dinas PUPR.
Sedangkan untuk rekomendasi dari lingkungan hidup, masih dalam proses.

“Rekomendasi Desa, Kecamatan Banggai Utara dan Dinas PUPR sudah ada, yang masih berproses rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup,” ungkap SM PT. WIKA, Yoga pada awak media di kantor Direksi PT. WIKA, Desa Kendek, Senin (07/08).

Baca Juga :  2024, Pendapatan Daerah Kabupaten Banggai Diproyeksikan Rp. 2,4 Triliun

Terkait dengan belum keluarnya rekomendasi dari Dinas LH, Yoga menjelaskan, bahwa pihaknya masih melengkapi beberapa dokumen persyaratan yang diminta oleh Dinas.

“Mereka (Dinas Lingkungan Hidup,red) sudah turun sama-sama ke lokasi pembangunan jetty. Dan saat ini dokumen persyaratannya telah kami siapkan,” terangnya.

Meski belum mengantongi izin pembangunan jetty atau dermaga bongkar muat berdasarkan Permen KP Nomor 28 tahun 2021 tentang penyelenggaraan Penataan Ruang Laut, saat ini perusahaan telah dua kali melakukan bongkar muat material.
Material yang dibongkar telah berada di lokasi pembangunan bandara.

“Meterialnya sudah dua kali dibongkar, sudah ada di lokasi bandara. Kemungkinan masih ada tiga atau empat kali lagi,” tutur Yoga.

Baca Juga :  Peduli Sektor Pendidikan, Direktur PT BCGI Sumbang Dana dan Beras Tunjang Kegiatan Pramuka di Sejumlah Sekolah

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Kendek Moh.Andrisyah pernah dikonfirmasi oleh media ini terkait dengan pembangunan Jetty tersebut. Pada saat itu dirinya menyampaikan telah melakukan penghentian pembangunan jetty.

“Saya sudah ke bakum untuk hentikan kegiatan di sana,” katanya.

Keterangan kades Kendek ternyata berbeda dengan fakta di lapangan. Saat awak media ini berkunjung ke kantor pelaksana, Yoga (site manager) mengaku proses pengadaan/pembongkaran untuk stock material masih berlangsung dan sudah persiapan proses bongkaran kali ketiga.
“Sudah dua kali dan sejauh ini lancar. Sekarang kami sudah persiapan untuk bongkaran ketiga,” ungkap Yoga. (TIM)