Jetty Bakum, Kades Kendek Diduga Blokir Telpon Wartawan

Pembuatan Jetty di Pantai Pasir Putih Bakum Desa Kendek Kecamatan Banggai Utara. Nampak kapal Tongkang yang memuat material pembangunan bandar udara Banggai Laut di Desa Kendek. (FOTO ISTIMEWA)


BANGGAI POST, BALUT– Pembangunan jetty di pantai pasir putih Bakum Desa Kendek Kecamatan Banggai Utara Kabupaten Banggai Laut sepertinya telah selesai. Berdasarkan informasi yang diterima oleh awak ini, kapal yang memuat material guna pembangunan bandara di Desa Kendek telah selesai dibongkar.

“Itu material yang ada di kapal tongkang so selesai ta bongkar. Tapi belum ada di lokasi bandara masih di pantai Bakum,” ungkap sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kendek, Moh. Andrisyah terkesan mulai tertutup. Pesan media ini, Sabtu, (22/07) melalui saluran whatsapp hanya tercentang satu saja, begitu juga ketika ditelpon via whatsapp tidak bisa tersambung.

Baca Juga :  Komitmen Atasi Stunting, Wabup: Pentingnya Pengetahuan Konsumsi  Makanan Bergizi

Senin, (24/07), media ini kembali menghubungi via whatsapp belum juga tersambung. Namun, ketika dihubungi melalui nomor whatsapp lain tersambung.  Ada dugaan Kepala Desa Kendek memblokir nomor awak media melalui aplikasi whatsapp.

Meski berkali-kali coba menghubungi bahkan dengan panggilan telepon biasa namun tidak ada jawaban dari kepala desa.

Sebelumnya, Kepala Desa Kendek, Moh. Andrisyah mengakui, bahwa terkait pembongkaran material tersebut pihaknya telah menghentikan pembangunan jetty. Dan dirinya pun menyesalkan sikap pelaksana pembangunan jetty yang terkesan di sembunyikan.

Sayangnya, pernyataan Kepala Desa Kendek tidak lagi bersesuaian dengan kondisi saat ini. Kades terkesan tertutup dengan perkembangan pembangunan jetty yang berada di wilayah.

Sikap Kades Moh. Andrisyah timbulkan berbagai spekulasi. Sejumlah pihak menilai, aksi tutup mulut sang kades memberi kesan ketakutan atau diduga telah berkompromi dengan para pihak yang dimasalahkan.

Baca Juga :  DPC Gerindra Gelar Donor Darah dan Penyaluran Ribuan Paket Sembako

“Bagimana mo bagus ini torang pe kampung kalu kades pe sikap berubah-ubah,” keluh warga setempat. (TIM)