Kakan Kemenag Banggai Monitoring Pelaksanaan Asesmen Tingkat Madrasah Ibtidaiyah

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Banggai Drs.H.Ma'sum Rumi,MM, saat melakukan monitoring Asesmen tingkat Madrasah Ibtidaiyah, Senin (8/5).[Foto:Istimewa]

BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Banggai, Drs.H.Ma‘sum Rumi,MM, melakukan monitoring pelaksanaan asesmen tingkat Madrasah  Ibtidaiyah (MI), Senin (8/5).

Kegiatan monitoring orang nomor satu di jajaran Kemenag Banggai itu dilakukan di dua Madrasah, yakni MIN 1 dan MIN 4 Banggai.

Kepada BanggaiPost, Kakan Kemenag memberi penjelasan terkait hasil monitoringnya di dua Madrasah tersebut.

Dikatakan, proses asesment berjalan sukses, lancar, sesuai dengan yang diharapkan.

“Alhamdulillah, memasuki hari ke lima proses asesmen tingkat Madrasah Ibtidaiyah, berjalan sukses, lancar, dan sesuai harapan,”tutur Kakankemenag.

Sistem yang digunakan saat asesmen di MIN 1 Banggai Urai dia, menggunakan CAT. Para peserta didik menggunakan Hand Phone (HP) masing-masing. Setiap HP terkoneksi dengan kamera. Sehingga terkontrol di satu titik, oleh operator.

“Akses yang terkontrol, para peserta tak bisa saling bertanya-tanya terkait soal-soal yang diajukan selama pelaksanaan asesmen. Saya sangat mengapresiasi penerapan metode ini,”ucapnya.

Baca Juga :  Ramah Tamah Tutup Rangkaian Peringatan HUT RI ke-78 di Banggai

Setelah melaksanakan monitoring di MIN 1 Banggai, kegiatan yang sama juga dilakukan di MIN 4 Banggai.

Berbeda dengan sistem yang diterapkan MIN 1 Banggai. Di MIN 4, menggunakan sistem manual. Pola ini diterapkan bukan atas keinginan Kepala Madrasah ataupun Panitia Pelaksana, melainkan atas permintaan penuh para orang tua siswa.

Sejumlah pertimbangan, sehingga asesmen di Madrasah tersebut, harus dilaksanakan secara manual.

Salah satunya, di  MIN 4 Banggai kerap terjadi gangguan koneksi internet, yang dipicu sering padamnya listrik.

“Berangkat dari pertimbangan inilah, sehingga pelaksanaan asesmen di MIN 4 Banggai, dilaksanakan secara manual,”jelasnya.

Meskipun menggunakan sistem manual sambung Kakan Kemenag, proses assesmen di Madrasah tersebut berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

“Saya selaku Kepala Kantor Kemenag Banggai sangat mengapresiasi kepada para Kepala Madrasah, panitia pelaksana dan seluruh dewan guru, atas suksesnya pelaksanaan asemen tingkat Madrasah Ibtidaiyah,”ujarnya.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Pusat Perbelanjaan Kota Luwuk Banggai

Saat monitoring berjalan, Kakandepag merasa bangga, saat menyaksikan secara langsung sejumlah peserta didik yang berbakat.

Saat memasuki ruang kelas 1  pada MIN 4 Banggai. Kakan Kemenag Ma’sum Rumi menjumpai salah satu siswa memiliki bakat melukis.

Bahkan sang siswa menawarkan untuk melukis wajah Kakan Kemenag Banggai. Dengan posisi tak bergerak bak patung, Kakan Kemenag meladeni tawaran siswa tersebut untuk di lukis. Tak sampai 15 Menit, lukisanpun selesai. Dan hasilnya, wajah dan model Kakan Kemenag mirip seperti aslinya.

“Saya terima tawaran siswa tersebut untuk melukis saya. Hasil lukisannya mirip dengan wajah dan model saya. Sangat luar biasa bakat yang dimiliki siswa MIN, saya sangat mengapresiasi,”tuturnya.

“Dan kami berharap kepada Kepala Madrasah dan dewan guru, senantiasa terus meningkatkan bakat dan minat para siswa madrasah,”tambahnya.

Diakhir penjelasannya, Kakan Kemenag Banggai memberi penilaian terhadap seluruh Madrasah di daerah ini.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Gerindra Banggai di Bungin, Kunto: Terima Kasih Hj.Sulianti Murad

Secara keseluruhan kata dia, mulai dari tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah baik negeri maupun swasta, mampu bersaing dengan madrasah lainnya di Sulawesi Tengah bahkan di tingkat Nasional.

Sekadar diketahui, assesmen dilakukan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan.

Asesmen Madrasah (AM), mencakup seluruh mata pelajaran (mapel) yang diajarkan di kelas akhir pada madrasah, baik kelompok mata pelajaran wajib (nasional) maupun muatan lokal. (NS)