Terkena Bom Ikan, Seorang Nelayan di Moilong Banggai Meninggal, Ini Penjelasan Polisi

Foto:Humas Polres Banggai

BANGGAIPOST.COM, Moilong- Bhabinkamtibmas Polsek Toili Bripka I Made Suastana menghadiri pemakaman warga binaannya di Desa Tou, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Rabu (12/4/2023) siang.

Kapolsek Toili Iptu Nanang Afrioko SH, MH, mengungkapkan, almarhum bernisial RM alias L (51) warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan ini meninggal dunia karena diduga terkena ledakan bom ikan yang dirakitnya sendiri.

“Kejadiannya sekitar pukul 06 30 Wita di Sungai Topo, Desa Sari Bhuana, Kecamatan Toili,” ungkap Nanang.

Ia menuturkan, menurut keterangan saksi bernisial AM (38) yang merupakan adik ipar korban disuruh keluarga untuk mencari dan mengecek korban di sungai tersebut.

“Setibanya di Sungai Topo, saksi mendapati korban telah duduk di atas perahu dengan kondisi terluka parah,” tuturnya.

Baca Juga :  Aliran Listrik Tidak Stabil, Warga Longkoga Barat Banggai Datangi Kantor PT PLN Ranting Bualemo

Melihat hal itu, kata Nanang, saksi bergegas mengevakuasi korban dan membawa korban pukang ke rumahnya.

“Korban terkena ledakan bom ikan yang korban gunakan sendiri untuk mencari ikan sehingga mengalami luka parah pada bagian tangan dan kaki,” katanya.

Setelah tiba di rumahnya, tambah mantan Kapolsek Bunta ini, korban langsung dibawah ke Puskesmas Toili I untuk mendapatkan perawatan medis dan pukul 08.15 dirujuk ke RS Luwuk.

“Namun saat diperjalanan tepatnya sekitar jam 09.00 wita bertempat di Desa Bubung korban meninggal dunia dan langsung dibawa kembali di rumah duka,” tutupnya.*