Pemkab Banggai Laut Alokasikan 22,51 Persen Pendidikan dan 16,71 Persen Kesehatan di APBD 2023

BANGGAI POST, BALUT- Pasal 31 ayat 4 UUD 1945 Amandemen ke 4 mengamanatkan bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN serta dari APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Alokasi anggaran pendidikan lebih spesifik dituangkan dalam pasal 49 UU Nomor 20 tahun 2003 pasal 1 yaitu  Dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut terus berkomitmen untuk menjaga anggaran pendidikan 20 persen dan anggaran kesehatan 10 persen dari anggaran belanja daerah dalam APBD 2023.
Tahun anggaran 2023, Pemkab Banggai Laut telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 22,51 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banggai Laut
Moh. Hasbullah Talaba saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/04).
“Alokasi anggaran untuk pendidikan itu berdasarkan UU 20 Perse, tahun 2023 ini pemda telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 22,51 persen,” katanya .
“Ini ada di APBD murni yang telah dievaluasi oleh pemerintah provinsi Sulawesi Tengah,” jelas Hasbullah.

Sedangkan untuk kesehatan, mantan kadis Koperindag itu mengatakan, bahwa pemda juga telah mengalokasikan dana kesehatan melebihi dari yang diatur UU No.36 tahun 2009 tentang kesehatan.
“Anggaran untuk kesehatan lebih besar lagi, dari 10 persen yang seharusnya dialokasikan di APBD, Pemda mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar 16,71 persen,” ungkap Hasbullah.

Baca Juga :  Empat Aleg PKS dan HANURA Siap Tempur

Dirinya juga mengatakan, besarnya anggaran untuk pendidikan dan kesehatan tersebut tidak lepas dari instruksi Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa.
“Pak Bupati tidak mau main-main dengan anggaran pendidikan dan kesehatan. Torang bisa liat bagaimana upaya pak Bupati menjadikan layanan RSUD jadi BLUD. Pemberian tunjungan untuk PNS guru nonsertifikasi. Itu semua ada di tahun 2023. Selain itu, tingginya alokasi dana di sektor kesehatan sejak tahun 2022 membawa Banggai Laut mendapatkan penghargaan pengentasan Stunting tertinggi se Sulteng,” terangnya.(IK)