BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Tomundo Banggai ke XXIII, Keraton Kerajaan Banggai Irwan Zaman,SE mengajak segenap komponen masyarakat, bahu-membahu mensukseskan Festival Mombowa Tumpe tahun 2023, di Kecamatan Batui.
“Saya Irwan Zaman,SE, Tomundo Banggai ke XXIII, Keraton Kerajaan Banggai, Mengajak kita semua untuk mensukseskan Festival Mombowa Tumpe sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai Amanah Leluhur, yang di laksanakan pada tanggal 25 November – 02 Desember 2023,”tulis Tomundo Banggai dalam sebuah pesan melalui Whatsupp, kemarin.
Untuk diketahui dalam perspektif masyarakat batui, Tumpe mengandung makna “Telur Pertama” Burung Maleo (Manuk Mamua).
Dikutip dari wordpress.com, menyebutkan, Burung Maleo (Manuk Mamua’) adalah burung kesayangan raja Motindok di Batui.
Saat Raja Banggai Adi Soko (Mumbu Adi Jawa) kembali ketanah Jawa, Raja Motindok yang juga Mertua Adi Soko memberikan oleh-oleh sepasang burung maleo kepada Adi Soko.
Burung Maleo kemudian dikembalikan ke tanah Banggai yang dititip melalui anak Raja Adi Soko, yakni Abu Kasim. Karena tidak bisa berkembang biak di Banggai, Frins Mandapar anak Pertama Adi Soko dari isteri seorang Castela berkebangsaan Portugis yang memimpin kerajaan banggai menggantikan Bapaknya Adi Soko, memerintahkan kepada adiknya Abu Kasim untuk mengembalikan sepasang burung Maleo tersebut pada kakeknya Raja Motindok di Batui.
