Di sisi lain, musim kemarau yang masih mendominasi membuat potensi munculnya titik panas (hotspot) dan kebakaran hutan maupun lahan tetap perlu diwaspadai, meskipun hujan yang diprakirakan terjadi berpotensi membantu mengurangi risiko tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang rawan roboh ketika hujan disertai angin kencang terjadi.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web, aplikasi infoBMKG, maupun media sosial resmi BMKG.
Dengan adanya prakiraan tersebut, warga Sulawesi Tengah diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan transportasi akibat cuaca yang berubah secara cepat selama akhir Juli ini.(Brp)
