“Melihat hal itu kedua saksi ini mencoba mengambil jerigen yang dipegang korban. Setelah berhasil diambil selanjutnya saksi menyimpan jerigen tersebut di bawah kursi (dego-dego) depan rumah dan saksi masuk lagi ke dalam rumahnya,” uangkap AKP Asdar.
Namun, perwira pangkat tiga balak ini menjelaskan, saat akan berbuka puasa saksi mendengar istrinya berteriak dari dapur meminta tolong sehingga saksi langsung menuju dapur mendapati korban sudah dalam keadaan terbakar seluruh tubuh.
“Setelah membakar dirinya, korban berlari keluar dapur yang kemudian dikejar oleh kedua saksi yang mencoba memadamkan api yang membakar korban sambil minta pertolongan warga sekitar,” kata AKP Asdar.
Tak lama kemudian, kata Kapolsek, datang tetangga korban ikut berusaha memadamkan api yang membakar korban. Usai api berhasil dipadamkan, beberapa tetangga mencoba mencari mobil membawa korban ke Puskesmas Bualemo.
“Namun dalam perjalanan menuju Puskesmas, korban meninggal dunia. Istri saksi langsung menghubungi keluarga korban dan menyampaikan berita duka tersebut,” kata AKP Asdar.
Menurut keterangan saksi, AKP Asdar menyebutkan, atas permintaan keluarga korban akhirnya korban dibawa ke rumah saksi untuk disemayamkan sambil menunnggu keluarga korban dari palembang tiba di Bualemo.
