Kegiatan evaluasi ini, menurutnya, bukan untuk mencari-cari kesalahan. Tapi jadi cermin bersama agar roda pemerintahan desa berjalan lebih sehat dan tangguh.
“Kalau ada masalah soal gaji, mari diselesaikan dengan memperbaiki administrasi. Tapi jangan sampai itu jadi alasan menurunnya pelayanan. Warga tetap harus dilayani dengan baik,” ujarnya.
Menutup arahannya, Sekcam juga mengingatkan agar Perda tentang hewan ternak tidak hanya jadi aturan di atas kertas.
“Sudah sering dibahas, tapi belum dijalankan maksimal. Ini juga bentuk tanggung jawab kita ke lingkungan dan warga.”
Terpisah, Kepala Desa Hunduhon, Saipul Bahri, menyambut positif evaluasi yang dilakukan pemerintah kecamatan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk memacu semangat kerja perangkat desa dan BPD.
“Evaluasi ini penyemangat kita untuk bekerja lebih maksimal. Soal keluhan masyarakat, baik menyangkut pelayanan maupun administrasi, akan kami perbaiki. Semoga ini menjadi pelajaran berharga ke depan agar sinergitas seluruh perangkat desa dan BPD tetap terjaga demi masa depan Desa Hunduhon,” ujarnya.
