Selain faktor kenyamanan, kondisi bangunan yang rusak juga dinilai membahayakan keselamatan tenaga kesehatan maupun pasien. Apalagi, beberapa bagian atap dan plafon sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan berat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, segera turun tangan melakukan perbaikan maupun rehabilitasi bangunan. Mereka menilai, pembiaran kondisi seperti ini berpotensi menurunkan kualitas pelayanan kesehatan di desa.
“Jangan tunggu ada kejadian baru diperbaiki. Ini menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan Polindes di Desa Samajaten.(Alin)
