Lanjut Sekprov, hampir setiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal. Secara administratif di provinsi Sulteng terbagi ke dalam 12 kabupaten dan 1 Kota. Tentunya semua daerah tersebut memiliki beragam kearifan lokal. Oleh karena itu diperlukan aktualisasi kearifan lokal sebagai upaya peningkatan karakter bangsa untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial budaya masyarakat yang memiliki etika dan perilaku yang mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang utuh dan kuat.
“Saya mengharapkan agar memanfaatkan semaksimal mungkin forum dialog kebangsaan ini sehingga dapat menggali menumbuh kembangkan kembali kearifan lokal dalam rangka penguatan karakter bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila sebagai pendidikan dan stakeholder yang memiliki peran strategis dalam mempersiapkan kader-kader pemimpin masa depan bangsa di daerah ini hendaknya mengedepankan kecerdasan berpikir yang konsisten dalam segala langkah yang diperankan yang karakter bangsa berbasis pada Pancasila,” terangnya.
Pj. Sekprov Sulteng Buka Dialog Kebangsaan Pemkab Banggai Laut
