BANGGAIPOST LUKTIM – Kondisi fasilitas di SDN Banpres Bantayan 2, Desa Bukit Mulya, Kecamatan Luwuk Timur, kembali menjadi sorotan masyarakat. Setelah sebelumnya muncul keluhan terkait proses belajar mengajar, kini warga mempertanyakan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menyusul minimnya sarana penunjang keamanan di sekolah tersebut.
Salah satu hal yang menjadi perhatian warga adalah pintu ruang kelas yang disebut belum dilengkapi gembok sebagai pengaman. Kondisi ini dinilai memprihatinkan karena berpotensi mengancam keamanan aset sekolah maupun dokumen penting yang berada di dalam ruangan.
Sejumlah warga menilai kebutuhan dasar seperti pengadaan gembok seharusnya dapat dipenuhi melalui anggaran operasional sekolah, termasuk Dana BOS apabila sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, mereka mempertanyakan mengapa fasilitas sederhana tersebut hingga kini belum tersedia.
“Kalau benar pintu sekolah tidak memiliki gembok, tentu ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat. Fasilitas keamanan dasar seperti itu seharusnya menjadi perhatian pihak sekolah,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, transparansi penggunaan Dana BOS perlu terus ditingkatkan agar masyarakat mengetahui alokasi anggaran yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Mereka juga berharap kondisi sarana dan prasarana di SDN Banpres Bantayan 2 mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
Selain itu, masyarakat meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai melakukan pengecekan langsung guna memastikan kondisi fasilitas sekolah serta pengelolaan Dana BOS telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan benar-benar menjawab kebutuhan sekolah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN Banpres Bantayan 2 belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi fasilitas sekolah maupun penggunaan Dana BOS yang menjadi sorotan warga. BanggaiPost tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan pihak sekolah apabila telah diterima.(Alin)












