Berita Utama

Peringatan Haul ke-2 H.Murad Husain di Gelar Sederhana, Puluhan Majelis Taklim Kirim Do’a

Peringatan Haul ke-2 DR (HC) H.Murad Husain yang digelar di Pondok Pesantren Al-Murad, Kawasa Bukit Keles, Kamis (17/8/2023).[Foto:Nasri/Banggaipost]

“Namanya harum, terus dikenang. Almarhum banyak berbuat amal kebaikan, berkontribusi kepada masyarakat. Semoga bisa di contoh oleh anak-anaknya, dan generasi berikutnya. Semoga amal kebaikan orang tua kami diterima Allah SWT,”tutur Sulianti.

Sejumlah tokohpun mengutarakan kesannya saat bertemu Almarhum semasa hidup. Seperti diutarakan Prof.Dr. Zainal Abidin disaat peringatan haul pertama.

Ia menceritakan awal mula bertemu almarhum Haji Murad Husain di tahun 1994.

Kenangan itu bertepatan digelarnya Rakerda KNPI di kota Luwuk. Semua peserta se Sulteng hadir ketika itu. Selaku pembina KNPI, Haji Murad Husain mengajak peserta menuju HTI di Toili.

Ditempat itu kata Profesor, seluruh delegasi Rakerda dijamu oleh almarhum, seraya menerima konsep membangun jiwa kewirausahaan.

“Saat itu kami dijamu luar biasa oleh almarhum pak Murad. Anak-anak muda dilayani dengan baik. Awalnya kami hanya mendengar cerita saja. Disana, kami menyimpulkan pak Murad adalah sosok panutan kami,”ujarnya mengenang Almarhum.

Menurut Ustad Zainal yang juga Guru Besar UIN Datokarama Palu ini, banyak informasi terkait kontribusi almarhum terhadap pembangunan di daerah ini. Sepertihalnya terkait pembangunan Masjid Agung.

Bagikan: