![Aparat TNI-Polri bersama petugas KPPS di TPS 3, Dusun Bohinunuk, Desa Simpang 2, Kecamatan Simpang Raya saat mengawal kotak suara menuju TPS.[Foto:Humas Polres Banggai]](https://banggaipost.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201211_151921.jpg)
Betapa tidak, mereka harus berjibaku dengan berjalan kaki selama 8 jam melewati medan terjal.
Melewati hutan, jurang, menyebrangi sungai dan mendaki gunung demi mengawal logistik Pilkada Serentak tahun 2020 agar sampai ke TPS tersebut.
Personel TNI-Polri itu adalah Aipda Muhammad Rizal Yanis personel Polsek Bunta dan Koptu Lanuhidin personel Polsek Bunta.
Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko SH, MH, mengungkapkan, perjalanan menuju Dusun Bohinunuk, tidak memiliki akses jalan setapak, apalagi beraspal. Sehingga petugas membutuhkan waktu 8 jam berjalan kaki. Perjalanan dimulai dari Desa Lokait, Kecamatan Simpang Raya.
“Ada dua kotak suara yang dipikul warga, yaitu kotak berisi surat suara calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah, dan surat suara calon calon Bupati dan Wakil Bupati Banggai,” ungkap Iptu Nanang.
