“Guru itupun meninggalkan orang tuanya yang sakit-sakitan dan keempat anaknya. 2 mengalami keterbelakangan mental. Ada juga seorang guru yang terangkat P3K
dipindahkan ke kecamatan yang sangat jauh, padahal sekolah SD di desa sebelah kekurangan guru,”pungkasnya. (*)
Pendidikan di Banggai Memprihatinkan, Sebaran Guru Tak Merata, Honor Minim!
