BANGGAIPOST LUKTIM – Sejumlah pemuda di Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur, mempertanyakan rencana pembangunan pelabuhan jetty yang belakangan mulai dibicarakan di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan beberapa pemuda saat berbincang bersama pengurus Forum Peduli Masyarakat Luwuk Timur. Mereka menilai proses undangan dalam kegiatan pembahasan rencana pembangunan terkesan pilih-pilih dan tidak melibatkan seluruh unsur pemuda maupun masyarakat secara terbuka.
“Undangan hanya diberikan kepada orang-orang tertentu saja, sehingga banyak pemuda merasa tidak dilibatkan,” ungkap salah satu pemuda.
Selain mempertanyakan keterlibatan masyarakat, para pemuda juga meminta agar pemerintah maupun pihak terkait membuka ruang diskusi dan menerima masukan dari warga sebelum pembangunan dilaksanakan.
Menurut mereka, jika pelabuhan jetty tersebut benar-benar akan dibangun, maka perencanaan harus matang serta mempertimbangkan dampak sosial, lingkungan, serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Louk.
Para pemuda berharap pembangunan yang direncanakan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Sebelumnya, Humas PT LIJ menggelar kegiatan sosialisasi rencana pembangunan pelabuhan jetty di Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur, Senin (11/5).
Kegiatan yang berlangsung di kantor desa tersebut dihadiri pihak perusahaan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga Desa Louk. Sosialisasi berjalan aman, tertib, dan mendapat perhatian masyarakat yang hadir.
Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan memaparkan gambaran awal terkait rencana pembangunan jetty yang disebut akan menunjang aktivitas perusahaan serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
Sejumlah warga tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi dengan menyampaikan berbagai pertanyaan dan masukan kepada pihak perusahaan. Masyarakat meminta agar setiap tahapan pembangunan nantinya tetap memperhatikan dampak lingkungan, kepentingan nelayan, serta memberikan manfaat nyata bagi warga lokal.
Pemerintah desa berharap komunikasi antara perusahaan dan masyarakat terus terjalin dengan baik agar setiap rencana investasi dapat dipahami bersama dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Sementara itu, pihak PT LIJ menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayah Desa Louk.(Alin)












