“Ditengah kondisi anggaran yang serba terbatas, sebaiknya angka ini perlu di pertimbangkan. Masih banyak yang prioritas dalam peningkatan mutu pengelolaan PAUD yabg dikelolah langsung oleh Dinas terkait,”tambahnya menegaskan.
Menanggapi hal ini, kepala BPKAD Damri Dayanun menjelaskan, program pengelolaan pendidikan pada Disdikbud yang melibatkan Bunda PAUD, bukan dalam bentuk hibah. Melainkan program yang digenjot Dinas terkait.
“Program ini bukan hibah ke Bunda PAUD, melainkan program Dinas. Adapun terkait item kegiatan dibahas bersama,”ucapnya.
Pernyataan ini kembali ditanggapi Batia, sembari menjelaskan metode pengelolaan Program Bunda PAUD.
“Faktanya anggaran dikelolah sendiri oleh Bunda PAUD. Begitupun program, dibuat oleh Bunda PAUD kemudian diserahkan ke Dinas,”pungkasnya. (Nas)
