Teknologi

Meteorit Berusia 4,1 Miliar Tahun dari Mars Ditemukan di Sahara, Dijuluki “Rosetta Stone”


SAHARA, BANGGAIPOST.COM


Sebuah batu berwarna merah muda yang ditemukan di Gurun Sahara, Mali, pada 2022 ternyata merupakan meteorit yang berasal dari kerak Planet Mars. Batuan seberat hampir 800 gram tersebut diperkirakan berusia sekitar 4,1 miliar tahun dan menjadi salah satu meteorit Mars tertua yang pernah ditemukan di Bumi.

Meteorit yang diberi nama Teghaza 001 itu dinilai memiliki arti penting bagi penelitian sejarah awal Mars. Usianya berasal dari periode ketika planet tersebut masih memiliki aktivitas geologi intensif dan diduga menyimpan air dalam bentuk cair di permukaannya maupun di bawah kerak.

Mengutip laporan The New York Times yang merujuk pada penelitian ilmiah di jurnal Science, Teghaza 001 ditemukan dalam delapan pecahan di dataran garam Teghaza, Mali, sekitar 34 kilometer dari Desa Bir Chali. Pecahan terbesarnya memiliki panjang sekitar 10 sentimeter dengan berat mencapai 442 gram.

“Ini adalah potongan Mars yang begitu kuno, bahkan lebih tua dari batuan tertua di Bumi. Ia sudah ada saat kehidupan baru saja dimulai di Bumi,” kata Yang Liu, ilmuwan planet dari NASA Jet Propulsion Laboratory yang memimpin penelitian tersebut.

Bagikan: