Meski tidak mencetak gol ke gawang Inggris, Messi kembali memainkan peran sentral dengan menyumbangkan dua assist yang membalikkan keadaan. Gol Enzo Fernández dan Lautaro Martínez memastikan kemenangan Argentina setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Menurut Nick Miller dalam tulisannya di The Athletic, pertandingan tersebut kembali menunjukkan bahwa hampir mustahil menghentikan pengaruh Messi.
“Jika Anda masih tidak menganggap Messi sebagai pemain terhebat sepanjang masa, apa lagi yang bisa meyakinkan Anda?” tulis Miller dalam analisanya.
Ia menyebut Messi selalu menemukan cara untuk membuat perbedaan, bahkan ketika lawan berhasil menahan dirinya mencetak gol.
Sepanjang turnamen, sejumlah bintang dunia seperti Kylian Mbappé, Erling Haaland, Vinícius Júnior, Harry Kane, Jude Bellingham hingga Michael Olise sempat tampil impresif. Cristiano Ronaldo juga masih mampu mencetak tiga gol.
Namun, menurut The Athletic, hanya Messi yang terus mampu membawa timnya melangkah hingga partai puncak.
“Messi terus membuat perbedaan. Ia tidak mencetak gol, tetapi memberikan dua assist saat melawan Inggris dan kembali membawa Argentina ke final Piala Dunia,” tulis Nick Miller.
