Berita

Mengapa Dunia yang Menua Menjadi Tantangan bagi Kaum Muda?

Dalam konteks ini, generasi muda didorong menggunakan kerangka Longevity Economy Playbook untuk memetakan persoalan di lingkungan masing-masing, menyusun solusi praktis, dan membayangkan berbagai kemungkinan masa depan melalui pendekatan intergenerational foresight.

Pendekatan tersebut membantu masyarakat mengeksplorasi bagaimana manusia mungkin hidup, bekerja, dan menua pada masa mendatang, sehingga risiko dapat diantisipasi dan peluang baru dapat dikembangkan.

Umur Panjang Harus Diikuti Kualitas Hidup

WEF mengingatkan bahwa masa depan masyarakat yang menua tidak sepenuhnya ditentukan oleh perubahan demografi. Kebijakan dan keputusan yang diambil hari ini akan memengaruhi bagaimana generasi mendatang menjalani kehidupan yang lebih panjang.

Karena itu, tantangannya bukan sekadar memperpanjang usia manusia, melainkan memastikan bahwa tambahan usia tersebut disertai keamanan finansial, kesehatan yang lebih baik, serta hubungan sosial yang kuat.

Bagi generasi muda, mempersiapkan masa tua bukan berarti hanya memikirkan pensiun. Persiapan itu mencakup kemampuan beradaptasi terhadap perubahan karier, menjaga kesehatan, membangun ketahanan finansial, dan mempertahankan hubungan sosial sepanjang kehidupan.

Pada akhirnya, masyarakat yang siap menghadapi umur panjang membutuhkan solidaritas antargenerasi. Generasi muda dan lansia bukan dua kelompok yang saling berhadapan, melainkan bagian dari satu rangkaian kehidupan yang membutuhkan sistem sosial, ekonomi, dan kebijakan yang mampu melindungi semua orang.(*)

Bagikan: